Satu Tahun Bersama 11 Orang Tangguh

thanks

12 Orang Pemimpin KEMAKOM periode 2015-2016

Terbentuk pada tanggal 24 Mei 2015 pukul 11.00 setelah terlantiknya pemimpin baru KEMAKOM (Keluarga Mahasiswa Komputer) UPI pada tanggal 3 Mei 2015 pukul 12.40, kami memulai perjuangan di masa periode satu tahun yang dipimpin oleh 12 orang. Orang-orang tersebut terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, 2 Sekretaris, 2 Bendahara, dan 6 Menteri. Memang memperjuangkan suatu almamater itu suatu yang luar biasa dan tidak sembarang, maka dari itu kami berduabelas mengucapkan tujuan dan cita-cita yang sama yaitu melalui sumpah dan janji pengurus BEM KEMAKOM periode 2015-2016. Selain 12 orang pionir ini, ada anggota dari tiap departemen yang dipimpin oleh menteri yang sebelumnya dipilih dan dirundingkan melalui open recruitment. Dan jumlah keseluruhan anggota BEM KEMAKOM yaitu 82 orang. Tapi saya tidak akan menceritakan ke 82 orang itu, hanya akan menceritakan 12 orang yang menjadi pionir dan sorotan warga KEMAKOM tersendiri.

Ya, himpunan di Ilmu Komputer ini bernama KEMAKOM (Keluarga Mahasiswa Komputer) yang baru berusia 11 tahun. Dan pada tahun ke-11 ini, kami berkesempatan meneruskan perjuangan. Dari sebelumnya saya dan ke-11 teman saya ini adalah seorang yang tidak disorot dan sekarang harus memimpin demi terwujudnya suatu perubahan. Dari awal saya setelah dilantik sebagai Presiden BEM KEMAKOM (sebutan ketua himpunan di KEMAKOM) bersama Banyu (Wakil Presiden BEM KEMAKOM) itu memang pengetahuan memimpin kami masih 0 dan masih perlu bimbingan yang luar biasa.

13151643_10204519970918805_1695095431122524911_n

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden BEM KEMAKOM  2015-2016 (diambil dari instagram.com/banyurachman95)

Sampai suatu ketika saya dan Banyu harus membentuk BEM ini secepatnya dan pada saat itupun hanya tersisa 2 minggu setelah kami dilantik, dikarenakan setelah 2 minggu itu tepat adanya program kerja untuk mendata Mahasiswa Baru 2015 sesuai dengan jadwal dari Direktorat Akademik. Dan terpilih lah 8 orang dengan waktu kurang lebih satu minggu, diantaranya Dheana (Sekretaris 1), Qori (Bendahara 2), Anam (Menteri DPO), Auliya (Menteri DPMB), Anshar (Menteri Deproh), Arief (Menteri Depkominfo), Ryan (Menteri Depadsospol), Egi (Menteri Depdiklat). Dari 8 orang yang berlatarbelakang sangat berbeda dan tentunya dengan pribadi yang berbeda juga, kami harus bekerjasama selama satu tahun dengan mereka.

Pada awal kami berkumpul di kostan Banyu, tepatnya pada saat membuat kesepakatan selama satu tahun ke depan. Memang pada saat itu keadaan perundingan masih belum terlihat akrab dan masih perlu penyesuaian. Dan setelah itu pun kami selalu mengadakan kumpulan untuk menentukan anggota dengan waktu yang sangat singkat. Tetapi pada saat perundingan pengambilan anggota untuk tiap departemen dari hasil open recruitment ini memanas dan mulai perbedaan karakter dan pendapat terlihat pada saat perundingan ini. Ada anggota yang diperebutkan oleh dua departemen, dan bahkan ada yang lebih. Disinilah timbul perdebatan antar menteri untuk mempertahan argumennya, karena pada hakikatnya hanya ada satu keputusan dari setiap masalah. Dan setelah itu, selesailah perundingan dengan hanya memakan waktu 1 malam, karena 2 hari lagi kami harus melantik para anggota baru. 2 hari kemudian kami berdua melantik 80 orang terpilih menjadi anggota BEM KEMAKOM 2015-2016, karena sebenarnya menurut AD ART yang tertulis hanya baru kami berdua (Presiden dan Wakil Presiden) yang menjadi anggota BEM KEMAKOM 2015-2016, karena kami berdua sudah dilantik lebih dahulu pada tanggal 3 Mei. Sedangkan sisanya termasuk Sekretaris, Bendahara, dan Menteri-menteri dilantik pada 24 Mei. Hasil dari pelantikan juga menghasilkan Sekretaris dan Bendahara baru yang juga termasuk pimpinan pada masa kami, yaitu Wiwi (Sekretaris 2), Irma (Bendahara 2).

Setelah pelantikan pun, kami memulai amanah ini. Salah satu contohnya yang sering kami lakukan adalah menjalankan program kerja. Karena pada hakikatnya, suatu himpunan tidak terlepas dari program kerja. Dan kamipun harus berkecimpung dengan program kerja. Dari berbagai program kerja yang sudah ditentukan, kami selalu melakukan rapat dan rapat sampai larut malam. Kami selalu rutin melakukan rapat pimpinan setiap hari selasa per minggunya. Dari rapat rutin ini tidak selalu semulus yang direncanakan, karena memang beberapa pimpinan juga ada yang sering dan jarang hadir rapat. Dan disini lah saya dan Banyu memulai menilai dari beberapa kinerja Menteri. Dan pada kenyataannya memang para menteri ini berbeda beda karakter. Dari mulai Anam yang berkarakter teoritis, Anshar yang berkarakter sangat pendiam, Arief yang bertipe moody, Aul yang berkarakter keras, Ryan yang berkarakter kritis dan Egi yang berkarakter easy going. Dari berbagai karakter ini kami harus selalu menetralkan jikalau ada perdebatan dari suatu permasalahan.

Dan pada suatu ketika, pada saat acara terbesar di KEMAKOM yaitu DINAMIK (Dies Natalis Mahasiswa Komputer) yang ke-11 terjadi suatu masalah yang serius. Disinilah kami terus berunding, dimulai dari mempertimbangkan planning, keuangan, konsistensi dan performansi panitia, dan keteraturan panitia inti. Dan pernah juga ketika kami mendapatkan Surat Peringatan dari DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa), sampai salah satu menteri mengalami down dan menghilang sementara. Tapi dari berbagai kondisi ini, kami selalu belajar memahami kondisi, karakter, dan masalah. Dan kami juga selalu berhati-hati. Memang pada kenyataannya kami pernah gagal, tetapi seperti salah satu tokoh nasional Ahmad Dahlan berkata “habiskan masa mudamu dengan kegagalan, sehingga pada masa tuamu mendapatkan kesuksesan itu”.

Tepat pada tanggal 2 April 2016 pukul 22.30 kami turun dari jabatan kami melalui musyawarah mahasiswa. Dan pada tanggal 10 April 2016 pukul 16.00 terpilihlah pemimpin baru KEMAKOM dan secara kebetulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah adik mentor saya yang menjadi Presiden dan adik mentor Banyu yang menjadi Wakil Presiden.
Ya, Arif Rahman Sidik dan Irsyad Harfiasyah terpilih sebagai pemimpin baru.

12961588_10204405205209734_4398378643233887640_n

Foto Presiden dan Wakil Presiden 2 generasi termuda

Dan berselang beberapa hari, terpilih lah menteri-menteri baru diantaranya Bilal (Menteri DPO), Ronaldo (Menteri Depdiklat), Fauzan (Menteri Deproh), Lusan (Menteri Depkominfo), Dika (Menteri DPMB), dan Yusup (Menteri Depadsospol).

cafe

Menteri-menteri BEM  KEMAKOM 2016-2017 (foto diambil di facebook.com/bemkemakom)

Dari semua yang terjadi, semoga perjalanan kita tidak sia-sia. Dan semoga kekerabatan kita tidak berakhir seperti kepengurusan kita. Thanks Banyu, Dheana, Qori, Wiwi, Irma, Anam, Anshar, Aul, Arief, Ryan, dan Egi!! dan selamat berjuang Arif, Icad, Bilal, Aldo, Fauzan, Dika, Yusup, Lusan, Wiwi, Irma, serta Sekretaris 2 dan Bendahara 2 yang baru 🙂

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s