Panik Karena Booking KKN

Yap, KKN alias Kuliah Kerja Nyata. Salah satu mata kuliah yang berbasis mata kuliah umum dan merupakan salah satu momen yang sangat ditunggu oleh para mahasiswa tingkat 3 karena katanya sering terjadi cinta lokasi dan bertemu jodohnya haha. Tapi yang saya ceritakan adalah sebelum hal itu mungkin bisa terjadi dan momen ini yang bisa lebih panik dibanding dengan UAS online dan tugas deadline yang belum dikerjakan. Dan momen ini adalah momen yang akan selalu saya ingat ketika menjadi mahasiswa.

Screenshot (67)
Screenshoot dari website kkn.lppm.upi.edu

Pada saat itu, waktu booking pun tinggal menghitung jam. Dan memang saya pun sudah stand by sekitar pukul 13.00. Dan terlihat juga di grup media sosial dan di sekitar FPMIPA C ketika saya berdiam diri sudah banyak teman saya yang siap menunggu waktu booking yang dimulai pukul 16.00. Dan yang saya ingat adalah ketika obrolan teman saya ketika mereka sudah merencanakan tempat KKN yang akan mereka tuju. Begitu juga saya, sebelumnya saya juga sudah merencanakan sebelum waktu booking tiba. Tujuan saya adalah ke Desa Bojong Gedang, Kecamatan Maripari, Sukawening, Kabupaten Garut. Tetapi tujuan saya sebelumnya hilang semenjak booking tempat KKN dimulai. Dan memang sebelumnya juga saya sudah punya rumah yang nanti nya akan dijadikan tempat tinggal selama KKN.

Waktu pun sudah menunjukan 15.57, dan waktu booking  semakin memanas. Dan saya pun sudah stand by untuk selalu membuka situs nya. Terlihat juga beberapa teman saya yang sudah menempati lapak yang ada. Waktu itu saya dan Rida berada di Laboratorium Basis Data, kemudian ada yang berada di Laboratorium Rangkaian Elektronika yaitu Faisal dan Arzaaq, ada juga yang berada di Laboratorium Multimedia yaitu Anshar, Banyu, Jaka, Tia, dan Yudi, dan terakhir teman saya yang ada di FPMIPA C waktu itu yaitu Yupa, Rendy, dan Taufik yang berada di Laboratorium Umum. Kami semua sudah siap dengan laptop dan komputer serta koneksi masing-masing.

Jeng-jeng, tempat booking pun sudah bisa diakses. Pada waktu itupun terdengar sangat ramai karena memang akses web nya mengalami server down karnea banyak yang mengakses pada saat itu. Hampir semuanya berteriak dan saya pun begitu dan berkata “error euy, ieu kumaha error yeuh, error..”. Apalagi teman saya yang berada di Laboratorium Umum yang terlihat paling panik. Dan saya pun ikut panik karena memang pada saat itu pun saya mengalami error berulang kali. Tetapi beberapa saat kemudian, saya pun bisa mengakses dan segera untuk memilih lokasi. Dan pada saat itu kepanikan saya memuncak karena belum menginjak 15 detik semenjak situs booking KKN dibuka, daerah yang sudah saya siapkan dan saya tuju udah bertombol not karena pada saat itu ketika tombol not berarti kuota orang tempat KKN sudah penuh, kemudian apabila bertombolkan avalaible berarti masih ada kuota orang. Semakin panik saya melihat kabupaten Garut sudah penuh semua, kepanikan saya semakin memuncak ketika teman saya sudah mendapatkan pilihan tempatnya dan tepat sasaran. Saya pun bergegas mencari ke daerah Tasikmalaya. Ketika itu ada yang masih available lalu saya segera pilih tempat tersebut. Tapi kesialan menghampiri lagi karena saya kalah akses dan menghasilkan kata kuota sudah penuh. Lalu saya pun bergegas berpindah tempat  ke Laboratorium yang cepat akses internetnya. Saya dan Rida segera bergegas ke Laboratorium Multimedia, karena mereka sudah mendapatkan tempatnya dan sesuai keinginan. Dan ketika saya login, tersisa hanya daerah Indramayu yang masih kosong. Apa boleh buat, saya langsung pilih tempat tersebut. Dan selesai lah drama yang mengacu kepanikan yang sangat luar biasa dan melebihi UAS online  yang biasa saya lakukan. Terlihat Rida menangis karena tempat nya berpindah ke Tasikmalaya yang sebelumnya menginginkan bertempat di Bandung. Dan lucunya, teman saya Rendy mendapatkan KKN dekat dan tepat berdampingan dengan rumahnya yang berasal di Padalarang. Dia pun berkata pada saya “Teu rame ah KKN teh, aku mah dipinggir rumah pisan. Nanti gimana ya biar bohongin temen sekelompok aku biar gatau itu teh rumah aku. Eh, tapi nanti bisi tetangga ngeliat terus bilang eh Rendy didieu KKN gening. aduh teu rame pisan..”. Akhirnya booking KKN ini menjadi bahan cerita dan canda tawa sampai waktu 18.00 pun tiba.

Screenshot (1)
Screenshoot dari website kkn.lppm.upi.edu

Yap, ini tempat KKN saya Desa Langgengsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu dan semoga ini pilihan terbaik dan meluruskan niat saya sejak awal ingin merasakan pengabdian di luar Bandung yang sebelumnya belum pernah saya rasakan. Inti dari semua adalah bukan tempat atau apapun yang kita cari, tetapi apa yang nantinya akan kita hasilkan dan niat apa yang kita upayakan supaya KKN ini bisa berbuah positif di mata UPI dan di pihak desa yang kita tempati. Karena pada hakikatnya, Mahasiswa itu bukan Mahasiswa yang sebenarnya kalau belum melakukan pengabdian bagi negerinya sendiri. SEMANGAT MENGABDI!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s